Lampung Timur. Harapanlampung.com

Viral dimedia sosial tiktok Sukani suami Riyas Nuraini ( Korban Pembunuhan yang terjadi 2 tahun lalu) meminta bantuan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Sukani juga meminta Komisi III DPR RI agar turun kelampung untuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap istrinya Riyas Nuraini,” Mintanya yang disampaikan dalam sebuah rekaman vidio pada Wartawan Lihatwarta.id. Sabtu 18/04/2026.

 

Vidio yang berisikan permintaan Sukani tersebut kini viral, Vidio Sukani diposting di akun tiktok milik Media Online lihatwarta.id ( Hendrik ) pada Minggu 19 April 2026 pukul 09.30 Wib, dan dalam waktu 11 jam, sampai berita ini dinaikan Vidio sudah mendapatkan 35 Ribu lebih Tanyangan dan disukai 380 orang serta mendapatkan puluhan tanggapan komentar neziten yang berharap agar kasus Polisi dapat segera mengungkap kasus pembunuhan Riyas dan dapat segera menangkap para pelaku.

Diketahui bahwa misteri kematian Riyas Nuraini (30) seorang Kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Lampung Timur hingga kini belum terkuak.

 

Ya, Riyas Nuraini seorang Kader Fatayat NU Lampung Timur itu sebelumnya ditemukan tewas mengenaskan dalam karung di atas sepeda motor di ladang jagung, Labuhan Ratu, Lampung Timur, pada Kamis 18 Juli 2024 lalu.

 

Sampai dengan saat ini publik pun bertanya-tanya siapa pelaku pembunuhan Riyas Nuraini.

 

Apakah pelaku tunggal. Atau diduga ada tokoh penting dibalik pembunuhan Riyas Nuraini.

 

Benny N.A. Puspanegara Pemerhati Kebijakan Hukum, Sosial, Publik dan Eksekutif Nasional AKKI menjelaskan, bahwa pihak kepolisian seharusnya membentuk tim pencari fakta independen.

 

“Kita berharap Lembaga wakil Rakyat DPRD Provinsi Lampung menginisiasi dibentuknya Tim Pencari Fakta Independen, agar pembubuhan terhadap seorang perempuan yang diketahui kader NU bisa ada titik terang, apakah pembunuh tunggal ataukah diduga melibatkan tokoh setempat” kata Benny kepada lihatwarta.id pada Rabu, 15 April 2026.

 

Terpisah, Yudi Yusnandi.S.H.,M.H, salah satu Pengacara NU yang juga sebagai Akademisi Universitas Saburai, mengatakan, agar segera bentuk tim independent pencari Fakta, dengan melibatkan dari semua unsur baik dari kepolisian, kejaksaan, pers, tokoh masyarakat, organisasi profesi serta dari DPRD.

“Tentunya DPRD Provinsi yang memfasilitasi pembentukan Tim Independen Pencari Fakta, guna mengungkap kasus tersebut apakah ada dugaan keterlibatan tokoh setempat atau memang pembunuhan murni” kata Yudi Yusnandi.

 

Sementara itu anggota DPRD Provinsi Lampung dari Partai Gerindra, Reza Berahwi, menyikapi Kematian Kader NU Belum Terungkap, DPRD Lampung Tak Punya Nyali Panggil Polda maupun Kapolri, mengatakan, “Trimaksih mas, akan menjadi perhatian khusus nantinya” ujar Reza Berahwi melalui Whats App.

 

Diketahui Almarhumah Riyas Nuraini (30), seorang kader Fatayat NU Lampung Timur, ditemukan tewas mengenaskan dalam karung di atas sepeda motor di ladang jagung, Labuhan Ratu, Lampung Timur, pada Kamis, 18 Juli 2024. Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu, 17 Juli 2024, saat mengantarkan barang dagangan, hingga saat ini belum ada titik terangnya,,dan terungkap siapa pembunuhnya.

Red