Bilqis Korban Penculikan Dibawah Dari Makassar Ke Jambi Menggunakan Pesawat udara dan Dijual Ke SAD Rp 80 juta

Jambi. Harapanlampung.com

Peristiwa tersebut terjadi saat Dimas membawa Bilqis bermain di Taman Pakui Sayang pada Minggu (3/11) sekitar pukul 08.05 Wita. Mereka awalnya duduk bersama, sebelum Bilqis bermain ponsel dan kemudian meminta izin bermain di playground.

“Bosan main HP, dia minta izin main ke sebelah lapangan tenis, playground,” kata Dimas.

Ia masih terus memperhatikan anaknya sambil latihan tenis bersama rekannya sekitar pukul 09.00 Wita. Dimas terus memanggil Bilqis, namun pada panggilan ketiga tidak ada jawaban.

“Banyak orang main, kebetulan saya melatih. Ada 4 orang main, ada 3 orang nonton. Sambil main saya main selalu panggil, Bilqis, dia jawab ‘iya pak’. Terus panggilan ketiga kali tidak ada mi jawaban,” ucapnya.

Dimas langsung menghentikan permainan dan mencari putrinya, namun tidak menemukan jejaknya.

“Saya hubungi mamanya sempat dia datang ambil anaknya, dia bilang tidak ada. Mamanya juga ikut mencari mi. Keliling sampai ujung Pettarani. Teman saya keliling sekitar Jalan Pelita. Nihil sampai pagi,” jelasnya.

Keesokan hari, rekaman CCTV dari sebuah kafe di kawasan taman menunjukkan Bilqis digandeng seorang perempuan. “Di CCTV baru kelihatan anak saya digandeng sama perempuan,” ujar Dimas. Perubahan penampilan perempuan tersebut juga terlihat di rekaman CCTV lain.

“Ini perempuan pintar, karena awalnya pakai hijab waktu masih di taman. Sementara di CCTV Sungai Saddang dia sudah buka hijabnya sementara anakku dipakaikan topi,” katanya.

Fakta baru terungkap dalam kasus hilangnya balita asal Kota Makassar bernama Bilqis. Korban dijual oleh dua pelaku perdagangan anak ke kelompok Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Mentawak Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi seharga Rp 80 juta.

Dari pengembangan keterangan kedua tersangka, polisi mendapatkan informasi bahwa Bilqis dibawa ke lokasi SAD di Tabir Selatan oleh seorang perempuan berinisial LIN.Yang mengejutkan, berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelaku membawa Bilqis dari Makassar ke Jambi menggunakan pesawat udara.

“Informasinya begitu. Aneh, kenapa bisa dengan gampang dibawa pakai pesawat. Mestinya dokumen penumpang harus jelas, seperti kartu tanda penduduk atau kartu keluarga,” ujar seorang sumber di Polda Jambi, Minggu, 9 November 2025.

Bilqis Ditemukan Selamat di Jambi

Setelah enam hari pencarian, Bilqis akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di Jambi.

Pantauan di Mapolrestabes Makassar, Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 14.10 Wita, Bilqis tiba dengan pengawalan ketat. Warga dan keluarga yang hadir langsung menangis haru.

Sorak gembira terdengar saat Bilqis turun dari mobil. Ia terlihat mengenakan baju kotak biru dan sempat melambaikan tangan sebelum dibawa menjalani pemeriksaan kesehatan.

Pertemuan keluarga berlangsung haru. Tangis bahagia pecah setelah hari-hari diliputi kecemasan.

“Alhamdulillah kami sudah dapat informasi, Bilqis sudah aman di Polsek, sisa kita tunggu anakku tiba di Makassar,” kata Dimas.

( P.1 )