Jelang Akhir Tahun 3 Orang Meninggal, Jadi Korban Laka Lantas Di Tanjakan Tarahan Lampung Selatan

Lampung.HarapanLampung.com-Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua unit truk fuso terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di dekat pintu masuk Pantai Sebalang, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (31/12). Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan peristiwa kecelakaan maut tersebut. Ia mengatakan, kecelakaan terjadi saat salah satu truk fuso yang melaju dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, diduga kendaraan truk fuso mengalami kerusakan pada rem sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan,” kata Kombes Yuni Iswandari.

Akibat gangguan tersebut, truk fuso menabrak satu unit truk fuso lainnya yang saat itu berada di pinggir jalan. Benturan keras menyebabkan tiga orang yang berada di kendaraan menjadi korban meninggal dunia.

“Dalam kejadian ini terdapat tiga korban meninggal dunia dan telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat,” jelasnya.

Saat Dikonfirmasi Wartawan Kasatlantas Polres Lampung Selatan Iptu I Made Agus Dwi Dayana, membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut. Ia menyebut pihaknya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.

Benar, saya bersama Kanit Gakkum dan personel Satlantas Polres Lampung Selatan turun langsung ke tempat kejadian perkara untuk membantu proses evakuasi korban serta mengatur arus lalu lintas,” ujar Made, Rabu (31/12).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, kecelakaan diduga kuat dipicu oleh kerusakan pada sistem pengereman salah satu truk Fuso.

Hasil pemeriksaan sementara, diduga kendaraan Fuso yang melaju dari Bakauheni menuju Bandar Lampung mengalami gangguan pengereman sehingga tidak berfungsi dengan baik. Kendaraan kemudian menabrak truk yang sedang berhenti atau melakukan perbaikan di pinggir jalan,” ungkapnya.

Lima Korban Alami Luka-luka

Akibat tabrakan keras tersebut, delapan orang menjadi korban. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

“Total korban ada delapan orang. Tiga meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka,” ungkapnya.

Petugas kepolisian juga masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna mengungkap secara pasti kronologi kecelakaan maut tersebut. Made mengimbau, para pengemudi khususnya kendaraan angkutan berat, untuk lebih waspada saat melintas di jalur rawan kecelakaan.

Kami mengimbau seluruh pengemudi agar selalu berhati-hati dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Kesehatan pengemudi juga harus diperhatikan. Keselamatan adalah yang utama dalam berkendara,” imbaunya.

(P.1)