Perwira Terbaik, Kompol Abdul Karim: Sosok Teladan, Tegas, dan Pengayom Kesatuan Brimob
–
Lampung. HarapanLampung.com-Kesatuan Brimob menyatakan duka cita mendalam atas berpulangnya salah satu perwira terbaik mereka, Kompol. Abdul Karim S.H., M.H. Beliau dikenang sebagai sosok komandan yang meninggalkan warisan kepemimpinan luar biasa, ditandai dengan intuisi yang tajam, kepedulian mendalam terhadap anggota, serta loyalitas tanpa batas terhadap kesatuan BRIMOB.
Satuan Brimob Polda Lampung memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu perwira terbaiknya, Almarhum Kompol Abdul Karim.
Upacara pemakaman militer bagi Danyon A Pelopor tersebut dipimpin langsung oleh Dansat Brimob dan dilaksanakan pada Minggu (25/1/ 2026), di pemakaman umum di Jalan Dahlia II Natar, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
Upacara kedinasan ini berlangsung khidmat sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas jasa dan pengabdian almarhum kepada institusi Polri, khususnya Korps Brimob.
Almarhum Kompol Abdul Karim, yang menjabat sebagai Komandan Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Lampung, diketahui telah berpulang ke Rahmatullah setelah menghembuskan napas terakhir pada hari Sabtu (24/1/2026) pukul 20.3 5 WIB.
Kompol Abdul Karim digambarkan sebagai figur yang penuh intuisi dan sangat peka terhadap semua yang ada di sekitarnya. Karakteristik ini membuat beliau selalu berada selangkah di depan dalam menganalisis situasi. Selain memiliki kemampuan observasi yang jeli, almarhum juga dikenal sangat aktif, responsif, dan selalu siap menjadi solusi bagi setiap permasalahan yang dihadapi anggota.
Dalam memimpin, beliau memegang prinsip ketegasan yang mendidik. Pendekatannya tidak hanya mengedepankan disiplin, tetapi juga bimbingan dan pengayoman, memastikan bahwa setiap anggota merasa diperhatikan dan dibina. Loyalitasnya yang tinggi terhadap kesatuan BRIMOB sejalan dengan fisik yang sangat kuat, menjadikan almarhum contoh teladan yang hebat, baik dari segi profesionalisme maupun integritas diri. Beliau selalu memprioritaskan untuk membantu dan menolong siapapun tanpa pandang bulu.
“Beliau adalah teladan yang hebat. Ketenangan dan kebahagiaannya dalam menjalankan tugas menjadi inspirasi yang tak tergantikan. Komandan selalu mengayomi dan peduli terhadap semua masalah yang kami hadapi,” ujar salah satu perwira yang pernah bertugas di bawah kepemimpinannya, mewakili duka kesatuan. “Kami berharap semoga Komandan ditempatkan di surga, tenang dan bahagialah Komandan.”
Warisan kepemimpinan Kompol Abdul Karim, yang mengutamakan intuisi, kepedulian, dan profesionalisme, diharapkan terus menjadi pedoman bagi seluruh jajaran anggota BRIMOB. Kepergiannya meninggalkan kesan mendalam sebagai komandan yang sejati, yang selalu siap berkorban dan menjadi solusi demi kemajuan kesatuan.
(P.1)





