Terkait longsor Di Bukit Randu, Dinsos Bandar Lampung Akan Berikan Bantuan Korban Terdampak

 

Bandar Lampung. HarapanLampung.com-Dinsos Kota Bandar Lampung belum terima usulan bantuan untuk korban tanah longsor di Bukit Randu , Tanjung Karang Timur.

Hal itu dikatakan oleh Rushan , S.Ag. Kabid Banjamsos ( Bantuan Jaminan Sosial ) Domas Sosial Kota Bandar Lampung , saat di konfirmasi, Jumat 2 Januari 2026, oleh HarapanLampung.com

” Mungkin Senin akan dikirim data data warga yang akan diberikan oleh bantuan . Pak camatnya dan aparat kelurahan sedang mengumpulkan data data terdampak longsor nanti mereka mengusulkan pak, Ujar Rushan.

Sebelumnya diketahui telah terjadi longsor di sekitar bukit randu tanjung karang timur,.dan Tim SAR Satbrimob Polda Lampung turun membantu warga terdampak tanah longsor di Jalan Hayam Wuruk Gang Macan, berada tidak jauh dari Bukit Randu, Kelurahan Kebun Jeruk, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (31/12/2025) malam.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan sebanyak 20 personel Siaga SAR Batalyon A Pelopor dikerahkan sejak Kamis (1/1/2026)

pagi hari untuk melaksanakan evakuasi dan pembersihan material longsor yang menimpa rumah warga.

“Personel Tim SAR Batalyon A Pelopor diterjunkan sejak pukul 07.00 WIB untuk melakukan pengecekan lokasi serta membantu evakuasi rumah warga yang terdampak tanah longsor. Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat,” ujar Yuni.

Yuni menjelaskan, sebelum pelaksanaan tugas, personel terlebih dahulu melaksanakan apel pemberangkatan yang dipimpin Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Abdul Karim

Selanjutnya, tim melakukan apel pengecekan di lokasi terdampak sebelum memulai proses evakuasi.

“Dengan menggunakan perlengkapan SAR seperti helm, sekop, cangkul, palu, dan sepatu boots, personel fokus membersihkan material longsor serta memastikan kondisi rumah warga aman,” jelasnya.

Kata Yuni, dalam kegiatan tersebut tidak ditemukan kejadian menonjol dan seluruh proses evakuasi berjalan aman serta lancar. Hingga siang hari, kegiatan masih terus berlangsung guna memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan bagi warga sekitar.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat segera ditangani,” tegasnya.

(P.1)